Beberapa Info bagi yang berminat :

Sabtu, 09 Mei 2009

Mengibarkan bisnis konstruksi

Bisnis apa yang dibutuhkan pada era pembangunan? Sudah tentu salah satunya adalah kontraktor bangunan. Di Indonesia jumlah paling banyak adalah kontraktor sipil bangunan. Mereka membangun rumah mewah, apartemen, kantor, dan realestat untuk kelas menengah bawah.

Bisnis ini bergantung pada kepercayaan pelanggan sehingga membutuhkan rekam jejak yang sudah terbukti untuk menaikkan pamor. Karena itu banyak yang berangkat dari subkontraktor kemudian menjadi kontraktor utama.

Bisnis kontraktor bangunan memang harus dipertajam dalam beberapa kelas dan spesialiasi, seperti kontraktor rumah tinggal mewah yang nilai pembangunannya di atas Rp5 miliar, rumah tinggal menengah Rp1 miliar-Rp5 miliar per rumah, ruko, dan bangunan komersial seperti hotel, apartemen, mal, perkantoran

Setiap segmen mempunyai kunci sukses yang pada umumnya terdiri dari kualitas, biaya, penyelesaian, keselamatan, dan layanan (quality, cost, delivery, safety and service/QCDSS). Setiap parameter menjadi kunci dalam melayani pelanggan tentunya didukung dengan SDM yang kompeten, manajemen proyek, manajemen mutu dan infrastruktur dalam mewujudkan hal itu.

Kualitas

Komitmen menjaga mutu material menjadi kunci paling awal. Jangan sampai kontraktor dapat untung karena 'mencuri spec'. Hal ini berisiko terhadap bangunan.

Setelah mutu material, maka mutu pengerjaan jadi taruhan. Hal ini bergantung pada keterampilan dan standar kerja yang harus dipenuhi. Mutu pengerjaan memengaruhi mutu bangunan termasuk kerapihan (workmanship) yang menjadi salah satu tolok ukur kepuasan pemilik bangunan, terutama rumah tinggal mewah.

  • Biaya

    Pengendalian biaya proyek menjadi kunci karena kontraktor sudah terikat dengan kontrak dan spesifikasi di depan. Perubahan harga material menjadi risiko bagi bisnis ini terutama untuk proyek besar dan memakan waktu lama dalam pengerjaannya.

    Setiap aktivitas kerja yang menimbulkan pembengkakan biaya harus dikendalikan seperti kerja ulang, lembur, kurangnya koordinasi dengan kontraktor lain dan pemilik, kurangnya pemanfaatan peralatan kerja. Kesemuanya akan menyebabkan tergerusnya laba proyek.

  • Delivery

    Kemampuan manajemen proyek akan memberikan waktu pengerjaan yang tepat, tidak terlambat. Bagi kontraktor bangunan, pemenuhan waktu penyelesaian bangunan penting karena selain pengendalian biaya, sering bangunan sudah direncanakan penggunaannya dalam waktu tertentu, termasuk janji kepada penghuni atau pembeli, bahkan jadwal peresmiaan yang melibatkan banyak pihak. Kemampuan memperpendek waktu pengerjaan dinilai baik asal tidak terjadi pembengkakan biaya.

  • Keselamatan

    Pemilik proyek khususnya bangunan komersial pasti tidak ingin mempunyai citra bahwa bangunannya memakan banyak korban selama pembangunan. Dengan demikian, unsur keselamatan menjadi penting khususnya untuk seluruh pekerja yang terlibat dalam proyek tadi.

    Peralatan dan sistem manajemen keselamatan kerja harus dilakukan dengan ketat dan disupervisi secara konsisten. Untuk parameter ini kita harus belajar dari kontraktor asing yang sudah terbiasa menjalankan manajemen keselamatan.

  • Pelayanan

    Layanan ini dimulai dengan hubungan baik dengan pemilik proyek, manajer sehingga permasalahan yang terjadi dapat diselesaikan bersama, tidak perlu menimbulkan kerancuan dan terminasi proyek. Kedekatan dengan semua level dan fungsi harus dibangun untuk koordinasi dan penyelesaian masalah dengan cepat.

    Kesemua parameter kunci sukses akan bisa diwujudkan bila kontraktor bangunan mempunyai orang kunci yang kompeten, kemampuan melakukan pengendalian proyek di semua faktor dan ditunjang dengan peralatan memadai serta dukungan pemasok material dan sub-kontraktor bila membutuhkan.

    Bila Anda ingin menjual atau membeli bisnis kontraktor bangunan, beberapa faktor kunci adalah:

  • Citra merek

    Merek atau nama baik perusahaan dipertaruhkan selama mengerjakan proyek. Rekomendasi klien lama menjadi kunci sukses. Keunggulan yang dibangun oleh kontraktor yang sudah terbukti menjadikan mereka mempunyai diferensiasi di pasar.

  • Pengendalian proyek:

    emampuan mengendalikan setiap tahapan pekerjaan dalam proyek menjadikan tercapainya profitabilitas setiap proyek yang menjadi sumber profit perusahaan. Ingat yang Anda cari keuntungan, bukan sekadar nilai proyek yang besar tetapi tidak mencetak laba. Kerugian dalam nilai proyek yang besar makin membahayakan keuangan perusahaan.

  • Kompetensi SDM

    Kemampuan mempunyai tim inti SDM berkompeten dan pengorganisasian SDM untuk proyek menjadi keahlian dan jaringan yang harus dimiliki kontraktor bangunan dengan semangat operation excellence.

  • Pengendalian arus kas

    Kalau laba proyek sudah dapat dihitung didepan dan diamankan dengan material yang sudah dibeli maka manajemen proyek menjadikan kunci merealisasikan profit tersebut. Ada hal penting yang menjadi bahaya laten semua kontraktor adalah arus kas. Bagaimana mereka mengamankan arus kas mereka menjadi bagian dari validasi yang dilakukan sebelum membeli bisnis kontraktor bangunan selain aset berwujud dan profitabilitas mereka.

  • Sumber : http://web.bisnis.com

    3 komentar: