Beberapa Info bagi yang berminat :

Sabtu, 09 Mei 2009

Menyulap Besi Bekas Jadi Hiasan Unik

Disainnya yang lahir lewat proses kreativitas, diakui konsumen hingga mancanegara.

Selepas menyelesaikan kuliahnya, tak ingin bergelut sebagai pegawai kantoran. Begitu, Wawang Supriyadi. Ia mencari ide usaha agar bebas mengekpresikan diri. Sambil mengenang, Wawang yang saat ini telah menjadi pengusaha miniatur alat transportasi dengan bendera Wirotocraft.

"Kebetulan saat itu Indonesia tengah di landa krisis," ucap laki-laki yang lulus pada 1998, kepada VIVAnews di Jakarta beberapa waktu lalu.

Wawang mengaku tidak suka dengan kerja kantoran. Lebih senang dengan hobi membuat miniatur becak dan mobil. Dari kesenangannya sejak SMP, pria berambut cepak ini memutuskan untuk mencoba keahliannya.

Lulusan teknik sipil ini mulai bergerak. Merogoh kocek sendiri ditambah pinjaman dari keluarga, uang sebesar Rp 10 juta menjadi modal usahanya.

Dari uang itu, Wawang kemudian membelikan beberapa mesin pemotong, gerinda, penghalus, hingga membeli bahan aluminium dan tembaga bekas. Aluminium dan tembaga bekas ia yang peroleh dari pengumpul. "Sekilonya dulu masih murah, masih terjangkau dan mudah diperoleh," ujarnya.

Di rumah yang sekaligus berfungsi sebagai bengkel usahanya, di Jalan Benowo Winong KG III, Kawasan Kota Gede Yogyakarta, Wawang mula-mula bekerja dibantu seorang karyawan.

Disainnya yang lahir lewat proses kreativitas, diakui konsumennya. Pria berkulit sawo matang ini terkadang menelusuri berbagai jenis becak dan angkutan lawas, seperti kereta kuda dan motor besar. "Banyak juga yang murni dari hasil kreasi saya," kata dia.

Dari sini, Wawang lalu memasarkan hasil kreasinya ke beberapa outlet yang ramai wisatawan selain memajang di toko kerjanya. Ia menuai hasil menggembirakan. Para bule yang lalu lalang di kawasan itu menikamati surga kreativitas oleh-oleh Yogyakarta itu.

Wisatawan Eropa, khususnya Prancis, Belanda, dan Jerman memesan produk yang ia hasilkan. Produksi awal masih puluhan unit dengan belasan model. Sepuluh tahun kemudian, menjadi lebih dari 50 jenis dan 1.000 unit miniatur.

Berbagai bentuk minatur unik yang ia pasarkan antaralain alat transportasi dari jaman dulu seperti becak, andong, sepeda onthel, kereta kuda, hingga aneka motor gede. Belakangan, dia tak lagi terpaku pada alat transportasi saja, tetapi juga hewan, topeng yang menyapu peminat tak kalah jamak.

Saat masa jaya, pada 2005, Wawang mempekerjakan hingga 10 karyawan dengan nilai penjualan mencapai ratusan juta.

Gempa Menjadi Cobaan
Gempa bumi yang menimpa Yogyakarta dan sekitarnya sempat menjadi kesulitan tersendiri. Omzetnya turun menjadi setengahnya. Ditambah lagi, tak dapat memenuhi permintaan ekspor. Untunglah bantuan dari pemerintah setempat dan Departemen Perdagangan menyelamatkan usahanya.

Kini, kembali harga bahan baku yang membuat usahanya tersudut. Order kembali mengalir, namun bahan baku tak mencukupi akibat harga tinggi. "Bahan baku aluminium dan tembaga sulit diperoleh," tutur Wawang.

Wirotocraft kini memiliki tujuh karyawan. Pembuatan miniatur mendahulukan pelanggan dibanding eceran.

Hasil karyanya, Wawang mematok harga per unit mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 250 ribu per unit eceran. Sedangkan barang pesanan bisa mencapai jutaan rupiah per unitnya.

Omzet per bulan perusahaannya kini mencapai Rp 75 juta hingga Rp 100 juta. Kendala lainnya untuk pasaran ekspor, biasanya dikumpulkan di satu pedagang besar untuk diekspor ke negara tujuan. Kendalanya, Wawang menyatakan agak sulit dalam perputaran barang.

Salah satu cara agar usaha terus bergeliat Wawang rajin mengikuti pameran lokal dan internasional yang ada di Indonesia. Mengikuti pameran, Wawang mengakui dapat menutupi beban produksi dengan mengadakan perjanjian pembayaran uang muka bagi calon pembelinya.
"Saya mewajibkan pembayaran uang muka untuk pemesanan barang," katanya.

Benar saja, dalam pameran perdagangan kelas Internasional yang ia ikuti beberapa waktu lalu, konsumen asal Korea dan Asia Timur banyak yang menyambangi.

Agar bisa mengikuti keinginan pasar, Wirotocraft secara rutin mengikuti pembinaan dari Departemen Perdagangan, termasuk pameran. Wawang yakin disain yang kreatif takkan pernah kehilangan pembeli, dalam keadaan apapun.

Sumber : VIVAnews
http://kosmo.vivanews.com

3 komentar:

  1. aslamu alaikum wr wb..
    bismillahirrahamaninrahim,,senang sekali saya bisa menulis
    dan berbagi kepada teman2 melalui tempat ini,
    sebelumnya dulu saya adalah seorang pengusaha dibidang property rumah tangga
    dan mencapai kesuksesan yang luar biasa, mobil rumah dan fasilitas lain sudah saya miliki,
    namun namanya cobaan saya sangat percaya kepada semua orang,
    hingga suaatu saat saya ditipu dengan teman saya sendiri dan membawa semua yang saya punya,
    akhirnya saya menanggung hutang ke pelanggan-pelanggan saya totalnya 470 juta dan di bank totalnya 600 juta ,
    saya sudah stress dan hampir bunuh diri anak saya 3 orang masih sekolah di smp / sma dan juga anak sememtarah kuliah,tapi suami saya pergi entah kemana dan meninggalkan saya dan anaka-naknya ditengah tagihan hutang yang menumpuk,
    demi makan sehari hari saya terpaksa jual nasi bungkus keliling dan kue,
    ditengah himpitan ekonomi seperti ini saya bertemu dengan seorang teman
    dan bercerita kepadanya, alhamdulilah beliau memberikan saran kepada saya.
    dulu katanya dia juga seperti saya setelah bergabung dengan K.H. Tambring Abdullah hidupnya kembali sukses,
    awalnya saya ragu dan tidak percaya tapi selama satu minggu saya berpikir
    dan melihat langsung hasilnya, `
    saya akhirnya bergabung dangan mengunjungi website di www.danainstan.xtgem.com semua petunjuk K.H. Tambring Abdullah saya ikuti dan hanya 1 hari astagfirullahallazim,
    alhamdulilah demi allah dan anak saya,
    akhirnya 5m yang saya minta benar benar ada di tangan saya,
    semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha,
    kini saya kembali sukses terimaksih K.H. Tambring Abdullah saya tidak akan melupakan jasa aki.
    jika teman teman berminat, yakin dan percaya insya allah,
    saya sudah buktikan demi allah silakan kunjungi website di www.danainstan.xtgem.com atau KLIK DISINI

















































































































    BalasHapus
    Balasan
    1. Puji syukur saya panjatkan kepada Allah yang telah mempertemukan saya dengan Mbah Rawa Gumpala dan melalui bantun pesugihan putih beliau yang sebar 5M inilah yang saya gunakan untuk membuka usaha selama ini,makanya saya sengaja memposting pesang sinkat ini biar semua orang tau kalau Mbah Rawa Gumpala bisa membantuh kita mengenai masalah ekonomi dengan bantuan pesugihan putihnya yang tampa tumbal karna saya juga tampa sengaja menemukan postingan orang diinternet jadi saya lansun menhubungi beliau dan dengan senang hati beliau mau membantuh saya,,jadi bagi teman teman yang mempunyai keluhan jangan anda ragu untuk menghubungi beliau di no 085-316-106-111 rasa senang ini tidak bisa diunkapkan dengan kata kata makanya saya menulis pesan ini biar semua orang tau,ini sebuah kisa nyata dari saya dan tidak ada rekayasa sedikit pun yang saya tulis ini,sekali lagi terimah kasih banyak ya Mbah dan insya allah suatu hari nanti saya akan berkunjun ke kediaman Mbah untuk silaturahmi.Wassalam dari saya ibu Sartika dan untuk lebih lenkapnya silahkan buka blok Mbah disini ��Pesugihan Putih Tanpa Tumbal��

      Hapus
  2. ,.,KISAH NYATA ,
    Aslamu alaikum wr wb..Allahu Akbar, Allahu akbar, Allahu akbar
    Bismillahirrahamaninrahim,,senang sekali saya bisa menulis dan berbagi kepada teman2 melalui room ini, sebelumnya dulu saya adalah seorang pengusaha dibidang property rumah tangga dan mencapai kesuksesan yang luar biasa, mobil rumah dan fasilitas lain sudah saya miliki, namun namanya cobaan saya sangat percaya kepada semua orang, hingga suatu saat saya ditipu dengan teman saya sendiri dan membawa semua yang saya punya, akhirnya saya menaggung utang ke pelanggan saya totalnya 470 juta dan di bank totalnya 800 juta , saya stress dan hampir bunuh diri, saya punya anak 2 masih sekolah di smp dan sma, istri saya pergi entah kemana meninggalkan saya dan anak anak, ditengah tagihan utang yg menumpuk, demi makan sehari hari saya terpaksa jual nasi bungkus keliling dan kue, ditengah himpitan ekonomi seperti ini saya bertemu dengan seorang teman dan bercerita kepadanya, Alhamdulilah beliau memberikan saran kepada saya, dulu katanya dia juga seperti saya. Tapi setelah di bantu HABIB IDRUS hidupnya kembali sukses, awalnya saya ragu dan tidak percaya tapi selama satu minggu saya berpikir dan melihat langsung hasilnya, saya akhirnya bergabung dan menghubungi HABIB IDRUS. Untuk Konfirmasi Lebih Jelasnya: >>>>>>>>KLIK SOLUSI TEPAT DISINI<<<<<<<<< .Semua petunjuk Beliau saya ikuti dan hanya Dalam waktu 2 hari, Astagfirullahallazim, Alhamdulilah Demi AllAH dan anak saya, akhirnya 5M yang saya minta benar benar ada di tangan saya, semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha, kini saya kembali sukses terimaksih HABIB IDRUS saya tidak akan melupakan jasa HABIB IDRUS. JIKA TEMAN TEMAN BERMINAT, YAKIN DAN PERCAYA INSYA ALLAH, SAYA SUDAH BUKTIKAN DEMI ALLAH.(BUKAN PESUGIHAN ATAUPUN PENGGANDAAN UANG).

    BalasHapus